Jumat, 06 Desember 2013

Kehidupan Setelah Menjadi Anak Rantau

Saya akan menceritakan bagamana kehidupan saya setelah menjadi anak rantau, saya akan memperkenalkan diri saya, saya bernama YUDHA PRATAMA,saya tinggal di curup, saya lahir dicurup, pada tanggal 13 januari 1995.
Setelah saya lulus sma saya mencoba mengikuti berbagai tes yang dari internet, tes langsung ke universitasnya, tetapi semua yang saya ikuti tidak ada satupun yang tembus. Disana saya sempat sedih, karena tidak ada satupun universitas negeri yang menerima saya, saya kecewa, orang tua saya bilang, kamu mau ke kalimantan apa mau ke palembang, waktu itu saya bingung untuk memilihnya, saya sempat waktu itu ingin merantau ke kalimantan, tapi saya masih bimbang, saya berfikir lagi, saya merenungkan diri.
Akhrinya saya ingin merantau ke palembang, saya mengikuti tes di binadarma dan mengambil jurusan psikologi, saya di terima di universitas binadarma. Setelah 2 bulan sesudah tes, akhrinya saya pergi meninggalkan kota curup di mana tempat saya tinggal, dan saya berpamitan kepada keluarga, teman-teman, dan kerabat- kerabat terdekat.
Sekarang saya sudah di palembang, saya sudah meninggalkan kota curup selam 2 bulan lebih, di kota palembang ini saya ngekos di plaju jln jaya indah. Banyak kesulitan saat saya baru menginjakkan kaki di kota palembang ini, saya menarik nafas, dan saya bekata " PERJUANGAN HIDUP YANG SESUNGGUHNYA BARU DI MULAI ".Saya tidak patah semangat untuk mencapai cita-cita yang saya inginkan, dan saya ingin membanggakan kedua orang tua saya, saya tidak mau menyusahkan mereka, mengecewakan mereka, saya ingin mereka tersenyum bangga melihat saya, sudah banyak kedua orang tua saya mengeluarkan biaya untuk saya, jadi saya tidak boleh main-main, saya harus serius, terkadang juga saya sering main-main, tetapi dibalik itu saya mempunyai tekad yang besar.
Kehidupan saya setelah menjadi anak rantau, terasa sekali, karna jauh dari kedua orang tua, terkadang makan 3x sehari, sekarang makan hanya 2x, bahkan bisa 1x, yang biasanya saya boros, sekarang harus berhemat, walaupun kebiasaan boros itu masih ada, terapi saya mencoba untuk mempergunakan uang saya dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar